Rabu, 14 September 2011

Laporan Praktek Instalasi Komputer dan Jaringan


MAINBOARD
By: Doni Purnawi Hardiyanto (97613/2009)
Seperti yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama komputer. Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah Mainboard atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan komponen atau elemen utama yang ada dalam CPU.






Gambar 1.  Bagian Mainboard
A.      Fungsi Mainboard

Mainboard merupakan papan sirkuit yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar Mainboard dapat bekerja.
Setelah memastikan bahwa computer semula dalam keadaan hidup atau on, matikan komputer dan buka cashing CPU, setelah membuka cashing CPU dalam, kita akan melihat bagian yang dinamakan port USB biasanya terletak di ujung bawah dibagian depan CPU, port tersebut harus dilepas untuk dapat membuka baut yang terpasang pada mainboard. Yang pertama dijumpai dalam mainboard adalah merek atau tipe dari Mainboard tersebut, salah satunya ASUS P4PE. Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON yaitu gabungan dari senyawa-senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon ini dapat bertahan pada suhu hingga lebih dari 1000c. Dalam Mainboard ada yang disebut JUMPER, yaitu merupakan kabel-kabel penghubung yang mengatur agar komputer dapat hidup dan lampu indikator harddisk dapat menyala. JUMPER langsung berhubungan dengan Mainboard dengan media yang disediakan yaitu berupa PIN, untuk JUMPER disediakan 20 pin yang yang terdiri untuk Speaker dalam, Riset SW, Power BTN(stand by), PLED, HDD LED (lampu hardisk), masing-masing dapat terpasang sesuai dengan pengaturan tempat yang disediakan oleh Mainboard. Lepaskan kabel USB yang terhubung pada Mainboard. Selanjutnya copot semua kabel yang terhubung pada Mainboard agar kita dapat mengangkat Mainboard tersebut. Diantaranya, lepaskan kabel floppy disk ke mainboard, lepaskan kabel IDE yang terhubung pada hardisk dan CD ROM ke Mainboard, lepaskan juga kabel dari Power Supply yang berwarna hitam-kuning yang terdekat dengan Power Supply. Kemudian melepaskan juga kartu VGA pada slot AGP serta port USB. Terakhir lepaskan 6 baut yang terpasang pada Mainboard agar Mainboard dapat diangkat.
 Banyak yang terpasang pada Mainboard berupa slot-slot, chipshet, dan BIOS, baterai CMOS dan lain-lain. Chipshet terpasang dalam Mainboard, berfungsi untuk mengatur kerja hardware.
Ada macam-macam chipshet yang terpasang, chipshet yang paling utama yaitu Processor yang berfungsi sebagai otak dari computer, processor dilindungi dengan pendingin dan fan(kipas) karena kerjanya yang sangat cepat dan dapat mengeluarkan energi panas yang sangat tinggi, namun pada dasarnya processor akan mati pada suhu 820c. Ada pula yang disebut chipshet utama namun bukan processor dan terletak tepat disamping processor, chipshet tersebut diberi pendingin berupa alumunium, karena kerja chipshet tersebut dalam mengatur kerja hardware lebih berat dari chipset-chipshet yang lain selain processor. Dalam pendingin tersebut ada yang disebut Termal Paste yaitu media penghubung atau penyalur panas antara chipshet tersebut dengan pendinginnya.
Baterai CMOS terpasang pada mainboard biasanya terletak diujung bawah. Baterai ini berfungsi untuk mengatur kerja pada program penanggalan, serta mengatur tepatnya jam atau waktu. Baterai ini dapat habis dan diganti.
Pada mainboard juga terdapat port usb yang terpasang langsung dalam mainboard. Dan juga terdapat port paralel yang fungsinya menghubungkan CPU dengan hardware yang lain misalnya monitor dan LCD proyektor. Terdapat pula port PS2 yang fungsinya untuk menghubungkan dengan mouse dan keyboard. Serta terdapat pula port multimedia yang berfungsi untuk menghubungkan dengan perangkat multimedia seperti speaker luar, mic dan headphone.
Dalam badan Mainboard juga ada yang disebut slot contohnya slot untuk VGA, biasanya berupa slot AGP, pada jajaran slot AGP juga ada slot-slot yang berfungsi untuk penambahan hardware internal contohnya PCMCIA atau koneksi LAN. Slot lain ada yang digunakan untuk RAM, sebenarnya slot tersebut ada juga yang tunggal namun tergantung dari tipe Mainboard yang mungkin menyediakan slot untuk ram yang lebih dari 1(satu). slot tersebut digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan pada RAM, dengan menambah RAM baru, namun apabila slot RAM tersebut tunggal maka yang ditambahkan atau diubah adalah RAM dengan kapasitas yang lebih besar.

B.       Komponen-komponen Mainboard

1.    Slot Memori
Slot Memori digunakan untuk meletakkan memori. Pada mumnya, motherboard memiliki dua tipe slot memori, yaitu SIMM dan DIMM. Tipe slot SIMM terdiri dari 30 atau 72 pin, mendukung jenis FPM (Fast Page Mode) dan EDO (Extended Data Out). Sedangkan tipe slot DIMM terdiri dari 168 pin, mendukung SDRAM (Synchronous Dynamic RAM).




Gambar 2. Slot Memori
2.    Chip Bios
Chip Bios adalah chip yang mengandung program BIOS. Biasanya di permukaan chip dipasang stiker yang menyatakan merek BIOS, seperti AMI BIOS atau Award BIOS, Phoenix BIOS.










Gambar 3. Chip Bios

3.    Chipset
Chipset adalah komponen yang berfungsi mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada motherboard. Ada beberapa chipset pada motherboard. Chipset yang sering digunakan adalah “VIA”, “TXPro”, “Intel”, “VXPro,”, “SIS”, dan sebagainya. Untuk mengenali merek tersebut, bacalah tulisan yang dicantumkan di permukaan chip.



Gambar 4. Chipset
4.    Socket
Socket adalah tempat memasang atau meletakkan prosesor pada motherboard. Setiap kelas prosesor membutuhkan jenis socket yang berbeda. Prosesor kelas Pentium menggunakan socket 7/8, prosesor kelas Pentium II menggunakan slot 1, prosesor kelas Pentium III menggunakan socket 370, dan prosesor kelas Pentium 4 menggunakan socket 423 atau 478.





Gambar 5. Socket

5.    Konektor IDE
Konektor IDE berfungsi menghubungkan motherboard dengan harddisk atau CD-ROM. Pada umumnya, motherboard memiliki dua jenis konektor IDE, yaitu : Primary IDE, dan Secondary IDE.


Gambar 6. Konektor IDE

6.    Konektor Pararel

Konektor Parallel adalah konektor yang dapat digunakan bersama oleh perangkat komputer. Seperti contoh konektor parallel dapat digunakan untuk printer, dan dapat pula digunakan untuk modem. Pada umumnya, motherboard memiliki satu konektor parallel, terdiri dari 26 pin.

Gambar 7. Konektor Paralel
7.    Konektor FDD
Konektor FDD berfungsi menghubungkan motherboard dengan perangkat FDD (Floppy Disk Drive). Konektor ini mirip dengan konektor IDE, hanya konektor FDD terdiri dari 34 pin.
















Gambar 8. Konektor FDD

8.    Konektor Power
Konektor power adalah bagian yang menghubungkan motherboard dengan power supply komputer. Ada jenis motherboard hanya memiliki satu konektor power, terdiri dari 12 pin (kaki) disebut konektor power AT. Konektor ini digunakan untuk power supply jenis AT, memiliki jumlah konektor yang sama yaitu 12 pin. Ada pula jenis motherboard lain yang memiliki dua konektor power, yaitu konektor power AT, terdiri dari 12 pin dan konektor power ATX, terdiri dari 20 pin. Konektor power ATX digunakan untuk power supply jenis ATX, memiliki jumlah konektor yang sama, yaitu 20 pin. Pada umumnya motherboard model baru hanya memiliki satu konektor power, yaitu konektor power ATX. Sebagaimana telah dijelaskan, konektor power ini digunakan untuk casing atau power supply jenis ATX.















Gambar 9. Konektor Power

9.    Keyboard Port
Keyboard port berfungsi menghubungkan motherboard dengan keyboard. Setiap motherboard, biasanya memiliki satu di antara dua jenis keyboard port, yaitu Serial atau PS/2. Untuk menggunakan keyboard PS/2 pada port serial dibutuhkan konverter atau penghubung keyboard.


Gambar 10. Keyboard Port

10.    Konektor Serial
Konektor serial adalah konektor pada motherboard yang terdiri dari 10 pin. Pada umumnya, motherboard memiliki dua konektor serial, yaitu serial 1 (COM1) dan serial 2 (COM2). Konektor serial 1 (COM1) digunakan untuk mouse.


Gambar 11. Konektor Serial
11.    Slot PCI
Slot card PCI adalah slot pada moterboard yang digunakan untuk memasang card tambahan seperti VGA card, sound card berjenis PCI.















Gambar 12. Slot PCI

12.    Slot EISA / ISA
Slot card EISA/ISA slot pada moterboard yang digunakan untuk memasang card tambahan seperti VGA card, sound card berjenis EISA/ISA. Beberapa tipe slot EISA/ISA pada motherboard diantaranya : ISA 8 bit, ISA 16 bit, EISA.
Selain slot card PCI dan EISA/ISA, terdapat satu jenis slot yaitu slot AGP, digunakan untuk card jenis AGP. Kinerja paling cepat ditunjukkan oleh slot AGP, selanjutnya slot PCI Jan slot EISA. Sedangkan slot ISA kinerjanya paling lambat


Gambar 13. Slot ELSA/ISA

13.    Baterai
Baterai berfungsi menjalankan RTC (Real Time Clock), juga nenjaga isi CMOS, seperti password. Apabila Anda lupa iata kunci untuk password Anda, cabutlah baterai tersebut, iemudian pasanglah kembali. Password Anda akan hilang.


Gambar 14. Baterai

14.    Port Mouse PS/2
Port mouse PS/2 adalah port yang digunakan untuk mouse jenis PS/2. Port mouse ini biasanya berdampingan dengan port keyboard. Anda dapat membedakan kedua port tersebut dengan memperhatikan warna dari masing-masing port. Port mouse PS/2 biasanya berwarna hijau, sedangkan port keyboard PS/2 berwarna ungu.

Gambar 15. Port Mouse

15.    Port Keyboard PS/2
Port keyboard PS/2 adalah port yang digunakan untuk keyboard jenis PS/2.














Gambar 16. Port Keyboard PS

16.    Port USB 0 & 1
Port USB 0 & 1 adalah port yang menawarkan cara yang lebih baik untuk menghubungkan perangkat USB seperti mouse, keyboard, printer, scanner, kamera digital dengan komputer. Perangkat yang menggunakan port ini mampu berkomunikasi lebih cepat dan dapat langsung dipasang tanpa harus me-restart komputer.

Gambar 17. Port USB 0 &1

17.    COM 1&2
COM 1 & 2 sama dengan konektor serial seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pada umumnya, motherboard memiliki dua konektor serial, yaitu serial 1 (COM1) dan serial 2 (COM2). Conektor serial 1 (COM1) digunakan untuk mouse.
















Gambar 18. COM 1&2


18.    Konektor Parallel
Konektor parallel yaitu konektor yang dapat digunakan bersama oleh perangkat komputer. Seperti contoh konektor parallel dapat digunakan untuk printer, dan dapat pula digunakan untuk modem. Pada umumnya, motherboard memiliki satu konektor parallel, terdiri dari 26 pin.

19.    Speaker, Line In & Mic
Speaker, line in, dan mic adalah tiga buah port suara yang terintegrasi atau menyatu dengan motherboard.









Gambar 19. Speaker, Line IN & Mic

20.    Konektor Joystick
Konektor joystick adalah konektor untuk memasang perangkat joystick. Perangkat ini merupakan perangkat tambahan terutama digunakan untuk mendukung berbagai permainan (game) pada komputer.



Gambar 20. Konektor Joystick