MAINBOARD
By: Doni Purnawi Hardiyanto (97613/2009)
By: Doni Purnawi Hardiyanto (97613/2009)
Seperti
yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central Processing Unit
(CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama komputer.
Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah Mainboard
atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan komponen atau
elemen utama yang ada dalam CPU.
Gambar
1. Bagian Mainboard
A.
Fungsi
Mainboard
Mainboard
merupakan papan sirkuit yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU
untuk pemasangan hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah
sebagai media tempat untuk menghubungkan komponen-komponen hardware agar
komputer dapat bekerja, juga merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada
Mainboard terpasang pula kabel penghubung dari Power Supply, kabel tersebut
yang memberikan sumber arus listrik agar Mainboard dapat bekerja.
Setelah
memastikan bahwa computer semula dalam keadaan hidup atau on, matikan komputer
dan buka cashing CPU, setelah membuka cashing CPU dalam, kita akan melihat
bagian yang dinamakan port USB biasanya terletak di ujung bawah dibagian depan
CPU, port tersebut harus dilepas untuk dapat membuka baut yang terpasang pada mainboard.
Yang pertama dijumpai dalam mainboard adalah merek atau tipe dari Mainboard
tersebut, salah satunya ASUS P4PE. Mainboard biasanya terbuat dari POLICARBON
yaitu gabungan dari senyawa-senyawa karbon yang biasanya tahan panas. Policarbon
ini dapat bertahan pada suhu hingga lebih dari 1000c. Dalam Mainboard ada yang
disebut JUMPER, yaitu merupakan kabel-kabel penghubung yang mengatur agar komputer
dapat hidup dan lampu indikator harddisk dapat menyala. JUMPER langsung berhubungan
dengan Mainboard dengan media yang disediakan yaitu berupa PIN, untuk JUMPER
disediakan 20 pin yang yang terdiri untuk Speaker dalam, Riset SW, Power BTN(stand
by), PLED, HDD LED (lampu hardisk), masing-masing dapat terpasang sesuai dengan
pengaturan tempat yang disediakan oleh Mainboard. Lepaskan kabel USB yang terhubung
pada Mainboard. Selanjutnya copot semua kabel yang terhubung pada Mainboard
agar kita dapat mengangkat Mainboard tersebut. Diantaranya, lepaskan kabel floppy
disk ke mainboard, lepaskan kabel IDE yang terhubung pada hardisk dan CD ROM ke
Mainboard, lepaskan juga kabel dari Power Supply yang berwarna hitam-kuning yang
terdekat dengan Power Supply. Kemudian melepaskan juga kartu VGA pada slot AGP
serta port USB. Terakhir lepaskan 6 baut yang terpasang pada Mainboard agar Mainboard
dapat diangkat.
Banyak yang terpasang pada Mainboard berupa
slot-slot, chipshet, dan BIOS, baterai CMOS dan lain-lain. Chipshet terpasang
dalam Mainboard, berfungsi untuk mengatur kerja hardware.
Ada
macam-macam chipshet yang terpasang, chipshet yang paling utama yaitu Processor
yang berfungsi sebagai otak dari computer, processor dilindungi dengan
pendingin dan fan(kipas) karena kerjanya yang sangat cepat dan dapat
mengeluarkan energi panas yang sangat tinggi, namun pada dasarnya processor
akan mati pada suhu 820c. Ada pula yang disebut chipshet utama namun bukan
processor dan terletak tepat disamping processor, chipshet tersebut diberi
pendingin berupa alumunium, karena kerja chipshet tersebut dalam mengatur kerja
hardware lebih berat dari chipset-chipshet yang lain selain processor. Dalam
pendingin tersebut ada yang disebut Termal Paste yaitu media penghubung atau
penyalur panas antara chipshet tersebut dengan pendinginnya.
Baterai
CMOS terpasang pada mainboard biasanya terletak diujung bawah. Baterai ini
berfungsi untuk mengatur kerja pada program penanggalan, serta mengatur tepatnya
jam atau waktu. Baterai ini dapat habis dan diganti.
Pada
mainboard juga terdapat port usb yang terpasang langsung dalam mainboard. Dan
juga terdapat port paralel yang fungsinya menghubungkan CPU dengan hardware
yang lain misalnya monitor dan LCD proyektor. Terdapat pula port PS2 yang fungsinya
untuk menghubungkan dengan mouse dan keyboard. Serta terdapat pula port multimedia
yang berfungsi untuk menghubungkan dengan perangkat multimedia seperti speaker
luar, mic dan headphone.
Dalam
badan Mainboard juga ada yang disebut slot contohnya slot untuk VGA, biasanya
berupa slot AGP, pada jajaran slot AGP juga ada slot-slot yang berfungsi untuk penambahan
hardware internal contohnya PCMCIA atau koneksi LAN. Slot lain ada yang
digunakan untuk RAM, sebenarnya slot tersebut ada juga yang tunggal namun tergantung
dari tipe Mainboard yang mungkin menyediakan slot untuk ram yang lebih dari
1(satu). slot tersebut digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan pada RAM,
dengan menambah RAM baru, namun apabila slot RAM tersebut tunggal maka yang ditambahkan
atau diubah adalah RAM dengan kapasitas yang lebih besar.
B.
Komponen-komponen
Mainboard
1.
Slot
Memori
Slot Memori digunakan
untuk meletakkan memori. Pada mumnya, motherboard memiliki dua tipe slot
memori, yaitu SIMM dan DIMM. Tipe slot SIMM terdiri dari 30 atau 72 pin,
mendukung jenis FPM (Fast Page Mode) dan EDO (Extended Data Out). Sedangkan
tipe slot DIMM terdiri dari 168 pin, mendukung SDRAM (Synchronous Dynamic RAM).
Gambar
2. Slot Memori
2.
Chip
Bios
Chip Bios adalah chip
yang mengandung program BIOS. Biasanya di permukaan chip dipasang stiker yang
menyatakan merek BIOS, seperti AMI BIOS atau Award BIOS, Phoenix BIOS.
Gambar
3. Chip Bios
3.
Chipset
Chipset adalah komponen
yang berfungsi mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada
motherboard. Ada beberapa chipset pada motherboard. Chipset yang sering
digunakan adalah “VIA”, “TXPro”, “Intel”, “VXPro,”, “SIS”, dan sebagainya.
Untuk mengenali merek tersebut, bacalah tulisan yang dicantumkan di permukaan
chip.
Gambar 4. Chipset
4.
Socket
Socket adalah tempat
memasang atau meletakkan prosesor pada motherboard. Setiap kelas prosesor
membutuhkan jenis socket yang berbeda. Prosesor kelas Pentium menggunakan
socket 7/8, prosesor kelas Pentium II menggunakan slot 1, prosesor kelas
Pentium III menggunakan socket 370, dan prosesor kelas Pentium 4 menggunakan
socket 423 atau 478.
Gambar 5. Socket
5.
Konektor
IDE
Konektor IDE berfungsi
menghubungkan motherboard dengan harddisk atau CD-ROM. Pada umumnya,
motherboard memiliki dua jenis konektor IDE, yaitu : Primary IDE, dan Secondary
IDE.
Gambar
6. Konektor IDE
6.
Konektor
Pararel
Konektor Parallel
adalah konektor yang dapat digunakan bersama oleh perangkat komputer. Seperti
contoh konektor parallel dapat digunakan untuk printer, dan dapat pula
digunakan untuk modem. Pada umumnya, motherboard memiliki satu konektor
parallel, terdiri dari 26 pin.
Gambar
7. Konektor Paralel
7.
Konektor
FDD
Konektor FDD berfungsi
menghubungkan motherboard dengan perangkat FDD (Floppy Disk Drive). Konektor
ini mirip dengan konektor IDE, hanya konektor FDD terdiri dari 34 pin.
Gambar 8. Konektor FDD
8.
Konektor
Power
Konektor power adalah
bagian yang menghubungkan motherboard dengan power supply komputer. Ada jenis
motherboard hanya memiliki satu konektor power, terdiri dari 12 pin (kaki)
disebut konektor power AT. Konektor ini digunakan untuk power supply jenis AT,
memiliki jumlah konektor yang sama yaitu 12 pin. Ada pula jenis motherboard
lain yang memiliki dua konektor power, yaitu konektor power AT, terdiri dari 12
pin dan konektor power ATX, terdiri dari 20 pin. Konektor power ATX digunakan
untuk power supply jenis ATX, memiliki jumlah konektor yang sama, yaitu 20 pin.
Pada umumnya motherboard model baru hanya memiliki satu konektor power, yaitu
konektor power ATX. Sebagaimana telah dijelaskan, konektor power ini digunakan
untuk casing atau power supply jenis ATX.
Gambar 9. Konektor Power
9.
Keyboard
Port
Keyboard port berfungsi
menghubungkan motherboard dengan keyboard. Setiap motherboard, biasanya
memiliki satu di antara dua jenis keyboard port, yaitu Serial atau PS/2. Untuk
menggunakan keyboard PS/2 pada port serial dibutuhkan konverter atau penghubung
keyboard.
Gambar
10. Keyboard Port
10.
Konektor
Serial
Konektor serial adalah
konektor pada motherboard yang terdiri dari 10 pin. Pada umumnya, motherboard
memiliki dua konektor serial, yaitu serial 1 (COM1) dan serial 2 (COM2).
Konektor serial 1 (COM1) digunakan untuk mouse.
Gambar 11. Konektor Serial
11.
Slot
PCI
Slot card PCI adalah
slot pada moterboard yang digunakan untuk memasang card tambahan seperti VGA
card, sound card berjenis PCI.
Gambar 12. Slot PCI
12.
Slot
EISA / ISA
Slot card EISA/ISA slot
pada moterboard yang digunakan untuk memasang card tambahan seperti VGA card,
sound card berjenis EISA/ISA. Beberapa tipe slot EISA/ISA pada motherboard
diantaranya : ISA 8 bit, ISA 16 bit, EISA.
Selain slot card PCI
dan EISA/ISA, terdapat satu jenis slot yaitu slot AGP, digunakan untuk card
jenis AGP. Kinerja paling cepat ditunjukkan oleh slot AGP, selanjutnya slot PCI
Jan slot EISA. Sedangkan slot ISA kinerjanya paling lambat
Gambar 13. Slot ELSA/ISA
13.
Baterai
Baterai berfungsi
menjalankan RTC (Real Time Clock), juga nenjaga isi CMOS, seperti password.
Apabila Anda lupa iata kunci untuk password Anda, cabutlah baterai tersebut,
iemudian pasanglah kembali. Password Anda akan hilang.
Gambar
14. Baterai
14.
Port
Mouse PS/2
Port mouse PS/2 adalah
port yang digunakan untuk mouse jenis PS/2. Port mouse ini biasanya
berdampingan dengan port keyboard. Anda dapat membedakan kedua port tersebut
dengan memperhatikan warna dari masing-masing port. Port mouse PS/2 biasanya
berwarna hijau, sedangkan port keyboard PS/2 berwarna ungu.
Gambar
15. Port Mouse
15.
Port
Keyboard PS/2
Port keyboard PS/2
adalah port yang digunakan untuk keyboard jenis PS/2.
Gambar 16. Port Keyboard PS
16.
Port
USB 0 & 1
Port USB 0 & 1
adalah port yang menawarkan cara yang lebih baik untuk menghubungkan perangkat
USB seperti mouse, keyboard, printer, scanner, kamera digital dengan komputer.
Perangkat yang menggunakan port ini mampu berkomunikasi lebih cepat dan dapat
langsung dipasang tanpa harus me-restart komputer.
Gambar
17. Port USB 0 &1
17.
COM
1&2
COM 1 & 2 sama
dengan konektor serial seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pada umumnya,
motherboard memiliki dua konektor serial, yaitu serial 1 (COM1) dan serial 2
(COM2). Conektor serial 1 (COM1) digunakan untuk mouse.
Gambar 18. COM 1&2
18.
Konektor
Parallel
Konektor parallel yaitu
konektor yang dapat digunakan bersama oleh perangkat komputer. Seperti contoh
konektor parallel dapat digunakan untuk printer, dan dapat pula digunakan untuk
modem. Pada umumnya, motherboard memiliki satu konektor parallel, terdiri dari
26 pin.
19.
Speaker,
Line In & Mic
Speaker, line in, dan
mic adalah tiga buah port suara yang terintegrasi atau menyatu dengan
motherboard.
Gambar
19. Speaker, Line IN & Mic
20.
Konektor
Joystick
Konektor joystick
adalah konektor untuk memasang perangkat joystick. Perangkat ini merupakan
perangkat tambahan terutama digunakan untuk mendukung berbagai permainan (game)
pada komputer.
Gambar 20. Konektor Joystick




















trims ya,, materi nya udah bantu aku..
BalasHapus